Wednesday , September 9 2026

Cegah Abu Vulkanik, Pemkot Tangsel Bagikan Masker ke Warga

Cegah Abu Vulkanik, Pemkot Tangsel Bagikan Masker ke Warga
Cegah Abu Vulkanik, Pemkot Tangsel Bagikan Masker ke Warga

FAKTAMEDIA.id – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat di Alun-Alun Pondok Aren, Selasa (8/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi warga dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama PMI Kota Tangerang Selatan, Koramil Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, serta Pramuka. Selain membagikan masker, petugas juga melakukan penyiraman di kawasan alun-alun untuk menekan debu yang masih berpotensi beterbangan.

“Jadi pada sore hari ini, kita sedang bersama-sama membagikan masker kepada masyarakat atau warga pengunjung Alun-Alun Pondok Aren. Ya, ini bagian dari upaya sosialisasi kita untuk menerapkan pola hidup sehat, apalagi dalam kondisi saat ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, Alun-Alun Pondok Aren dipilih karena menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi warga setiap sore, baik untuk berolahraga maupun berkumpul bersama keluarga.

Pada hari yang sama, sekitar 14.000 masker dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik yang tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan sekitar 3.000 hingga 4.000 masker yang didistribusikan melalui puskesmas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pilar mengatakan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh puskesmas apabila mengalami keluhan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, atau iritasi kulit yang diduga akibat paparan abu vulkanik.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama beberapa hari ke depan.

“Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa karena mengandung silika atau SiO2, bahkan sebagian dapat mengandung logam berat. Kalau terhirup tentu berbahaya. Karena itu kami mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” tegasnya.

Selain itu, penyiraman juga dilakukan di kawasan Alun-Alun Pondok Aren untuk meminimalkan penyebaran abu vulkanik. Penyiraman dilakukan dengan metode dust suppression atau pengendalian debu agar sisa abu vulkanik yang mengendap di permukaan tidak kembali beterbangan.

“Ini seperti yang biasa dilakukan di area konstruksi atau pertambangan. Tujuannya mengendalikan debu supaya tidak mencemari lingkungan dan tidak terhirup masyarakat. Karena itu kami melakukan penyiraman di kawasan alun-alun,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangsel juga melakukan penyiraman di sejumlah jalan protokol hingga dini hari dengan membagi personel ke dalam tiga tim. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Tangerang Selatan, Kodim 0506/Tangerang, hingga pihak pengembang. (red)