
FAKTAMEDIA.id – Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti minta penyerapan anggaran dapat lebih maksimal lewat evaluasi yang dilakukan.
Ia meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk dapat meninjau dari sisi kualitas perencanaan, kesiapan pengadaan, kinerja OPD dan efektivitas pelaksanaan APBD.
Sumarti menyampaikan, Pemkot Tangerang harus mampu menjelaskan secara terukur penyebab keterlambatan dan memastikan sisa waktu pelaksanaan APBD 2026 digunakan secara efektif, dan tanpa melakukan percepatan yang mengorbankan kualitas pekerjaan dan akuntabilitas anggaran.
“Target penyerapan anggaran dari Pemkot Tangerang itu sebesar 60,71 persen, namun baru tercapai sebesar 50,31 persen. Ini kan masi perlu dilakukan percepatan yang efektif tanpa mengorbakan kualitas pekerjaan dan akuntabilitas anggaran,” jelasnya melalui telepon pada Rabu (16/9/26).
Sumarti juga mengatakan, tingginya poin penyerapan yang belum mencapai target disebabkan pekerjaan dan pelaksanaan pembangunan yang belum selesai dan terlaksana, maka perlu adanya percepatan dalam penyerapan dan tidak dibiarkan berlarut.
“Kami mendorong untuk semua OPD dapat melaksanakan kegiatan dan penyerapan anggaran yang belum terlaksana, karena masih sekitar 10,36 poin yang belum tercapai,” ungkapnya.
Sumarti berharap dengan adanya percepatan penyerapan anggaran ini, masyarakat dapat lebih merasakan secara nyata dari pajak yang mereka berikan, serta dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga Kota Tangerang.
“Percepatan serapan anggaran bukan semata-mata untuk mengejar capaian angka, melainkan memastikan setiap anggaran yang telah dialokasikan segera berubah menjadi program, pembangunan, dan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Ars)
faktamedia.id Akurat dan Terdepan