
FAKTAMEDIA – Persoalan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan realisasi anggaran menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal. Melalui interupsi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Rabu (4/11/2026),
Tasril Jamal meminta jajaran OPD meningkatkan responsivitas dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
Tasril menilai, langkah Wali Kota Tangerang Sachrudin yang kerap turun langsung memantau kondisi wilayah perlu diikuti dengan kesigapan perangkat daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Ia mencontohkan kebiasaan wali kota meninjau sejumlah lokasi pada pagi hari, termasuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk perhatian kepala daerah terhadap kondisi di lapangan yang perlu ditindaklanjuti secara konkret oleh OPD.
“Jangan sampai kepala daerah sudah bergerak cepat melihat persoalan masyarakat, tetapi OPD yang bertugas menindaklanjuti justru lambat. Arahan dan perhatian wali kota harus bisa diterjemahkan menjadi pekerjaan nyata,” kata pria yang akrab disapa Dewan TJ tersebut.
Tak hanya soal responsivitas, Tasril juga mengingatkan rendahnya serapan anggaran pada sejumlah OPD yang disebut masih berkisar 35 hingga 56 persen. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius mengingat tahun anggaran 2026 segera berakhir.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengetahui secara jelas hambatan yang membuat pelaksanaan program belum berjalan maksimal. Evaluasi terhadap perencanaan dan realisasi kegiatan dinilai penting agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Tasril pun meminta Wali Kota melakukan evaluasi terhadap OPD terkait sekaligus mendorong percepatan program yang masih dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan, keberhasilan kinerja perangkat daerah tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari hasil pembangunan dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
“Yang kita harapkan, seluruh OPD bisa bekerja lebih responsif, menyelesaikan program sesuai target, dan memastikan anggaran yang sudah disiapkan benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” pungkasnya. (Ars)
faktamedia.id Akurat dan Terdepan