
FAKITAMEDIA.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Rusdi Alam, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah pusat dalam penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rusdi memahami bahwa kondisi ekonomi global saat ini sedang tidak stabil, yang secara langsung berpengaruh terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
”Hari ini kita apresiasi lah, kita paham betul situasi global lagi kurang baik-baik saja yang mungkin berpengaruh terhadap kondisi perekonomian dan anggaran di kita di Indonesia, baik APBN maupun APBD,” ujarnya.
Meskipun mendukung kebijakan WFH sebagai langkah antisipatif, Rusdi memberikan catatan kritis agar kebijakan tersebut tidak mengganggu kinerja birokrasi. Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan warga.
”Prinsipnya, selama itu tidak ganggu kinerja, khususnya buat teman-teman OPD yang berhadapan langsung pelayanan ke masyarakat, tidak mengganggu dari layanan yang diberikan buat mereka,” tegasnya.
Rusdi meminta setiap kepala OPD untuk melakukan perencanaan dan penjadwalan yang matang jika ingin menerapkan WFH. Hal ini bertujuan agar instansi yang menjadi garda terdepan pelayanan publik tetap dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
”OPD yang menjadi garda terdepan pelayanan ini juga harus juga bisa menjadwalkan ataupun bisa merencanakan WFH-nya sehingga tidak ganggu pelayanan yang mereka berikan ke masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing,” tambah Rusdi.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi keseimbangan antara efisiensi anggaran di tengah krisis global tanpa mengorbankan kualitas layanan publik di Kota Tangerang. (Ars)
faktamedia.id Akurat dan Terdepan