Wednesday , June 3 2026

Komisi IV DPRD Dorong Pemkot Percepat Pelebaran Jalan KH. Hasyim Ashari

Komisi IV DPRD Dorong Pemkot Percepat Pelebaran Jalan KH. Hasyim Ashari
Komisi IV DPRD Dorong Pemkot Percepat Pelebaran Jalan KH. Hasyim Ashari

FAKTAMEDIA.id –  DPRD Kota Tangerang mendesak percepatan penyelesaian sejumlah persoalan infrastruktur yang belum tuntas, mulai dari pembebasan lahan Jalan KH. Hasyim Ashari, pelebaran jalan di kawasan Danau Cipondoh, hingga penanganan akses menuju Jembatan Kedaung.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Apanudin menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang perlu segera menuntaskan proses pembebasan lahan di Jalan KH. Hasyim Ashari yang selama bertahun-tahun belum rampung meskipun telah masuk dalam agenda pembangunan.

“Kita berharap proses pembebasan lahannya segera dituntaskan. Persoalan ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu dan hingga saat ini belum selesai secara menyeluruh,” tegas Apanudin saat dihubungi, Selasa (2/6/26).

Selain itu, ia juga mendorong adanya pelebaran jalan di kawasan Danau Cipondoh yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Tangerang. Sehingga perlu menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan.

Perhatian serupa diberikan terhadap akses menuju Jembatan Kedaung yang saat ini masih mengalami penyempitan jalan meskipun pembangunan jembatan telah dilakukan. Menurut anggota Fraksi Gerindra tersebut, pemerintah perlu segera memperjelas kewenangan sekaligus mengalokasikan anggaran pembebasan lahan agar manfaat pembangunan jembatan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Jembatan Kedaung sudah dibangun, namun akses jalannya masih mengalami penyempitan. Kita berharap Dinas PUPR segera mengalokasikan pembebasan lahan agar manfaat pembangunan jembatan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut telah beberapa kali menjadi perhatian DPRD dan turut disampaikan kepada Pemkot Tangerang dalam berbagai kesempatan. Namun demikian, realisasi penyelesaiannya masih bergantung pada kesiapan anggaran dan prioritas pembangunan daerah. (Ars)