
FAKTAMEDIA.id – Pembangunan tendon yang berfungsi sebagai penampung limpahan air saat turun hujan diyakini dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di Kota Tangerang.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Nurhadi. Menurutnya, banjir merupakan masalah klasik yang rutin terjadi saat musim penghujan tiba.
Anggota DPRD asal Dapil V yang sudah empat periode terpilih menjadi anggota legislatif ini mengatakan, pembangunan tandon sudah saatnya dilakukan oleh Pemkot Tangerang. Guna meminimalisir keluhan masyarakat soal banjir.
“Perlu segera dilakukan kajian kaitan pembangunan tendon. Setidaknya terdapat sembilan titik banjir yang cukup parah tersebar di Kota Tangerang. Banjir menjadi permasalahan klasik yang memerlukan perhatian khusus. Mesti segera dibahas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” terang Nurhadi, Selasa (19/08).
Politisi asal Partai Gerindra ini menilai, ada fenomena pada masyarakat dan pejabat Kota Tangerang yang kelihatannya tampak serius saat terjadi genangan atau banjir. Namun terkesan santai saat bukan musim penghujan kemudian terjadi banjir.
“Beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir, membutuhkan tendon yang berfungsi sebagai penampung air hujan. Apabila dalam tiga tahun pemkot mampu membangun satu tendon, maka genangan air dapat diminimalisir di sejumlah daerah dalam beberapa dekade ke depan,” terang Nurhadi.
Ketua Fraksi Gerindra Kota Tangerang ini menjelaskan, lahan fasos fasum dapat dimanfaatkan untuk lokasi tendon. Apabila dirasa kurang luas, maka bisa dilakukan belanja lahan untuk realisasi proyek.
“Terkait berapa luas ideal penyediaan lahan tendon, maka dapat disesuaikan dengan luas wilayah banjir dan volume air di wilayah tersebut. Penting untuk secepatnya merumuskan dan merealisasi anggaran pembangunan tendon. Agar tidak ada lagi keluhan genangan air dan banjir ,” tukas Nurhadi. (ADV)
faktamedia.id Akurat dan Terdepan